Selasa, 25 Oktober 2011

Sudahkah Anda Berpikir Sebelum Bertindak?

Sudahkah Anda Berpikir Sebelum Bertindak?

Jujur, banyak yang mengaku sudah berpikir sebelum bertindak. Jika Anda ingin mendapatkan hasil yang lebih baik, saya sarankan, buang perasaan bahwa Anda sudah berpikir sebelum bertindak. Artinya, meski Anda sudah merasa selalu berpikir sebelum bertindak, ada baiknya ubah perasaan itu. Anggaplah diri Anda tidak pernah berpikir sebelum bertindak.
Kenapa????


Saya menyebutkan “perasaan”. Namanya juga “perasaan” belum tentu pada kenyataanya seperti itu. Jadi, terlepas apakah Anda belum atau sudah berpikir sebelum bertindak, anggaplah belum. Supaya Anda memberikan perhatian pada pola pikir Anda. Supaya ada peluang perbaikan pada diri Anda.
Jika Anda berpikir baik-baik saja, maka akan sulit untuk melakukan perbaikan diri. Seperti orang-orang shalih yang selelu merasa menjadi manusia penuh dosa, sehingga hidupnya dipenuhi dengan taubat dan amal kebaikan. Berbeda dengan orang yang sudah merasa shalih dan suci yang mungkin akan mengabaikan berbagai kebaikannya.

Berpikir Sebelum Bertindak Sebab Banyak Pilihan

Tahukah Anda, bahwa banyak sekali pilihan di depan mata Anda saat Anda akan bertindak. Jika Anda akan melakukan sebuah tindakan yang ada di benak Anda, apakah itu tindakan terbaik? Jika Anda langsung mengerjakan apa yang Anda dibenak Anda, tanpa melihat opsi lain, artinya Anda tidak berpikir sebelum bertindak.
Meski Anda memikirkan tindakan yang akan dilakukan, bukan berarti Anda sudah benar-benar berpikir sebelum bertindak. Kalau pun Anda berpikir, Anda belum benar-benar mengoptimalkan pikiran Anda.

Cara Berpikir Sebelum Bertindak

Yang pertama adalah what. Artinya apa saja kemungkin tindakan yang bisa kita lakukan? Ada banyak sekali selain apa yang ada di dalam benak Anda saat ini. Anda perlu mengeksplor apa saja yang sebenarnya bisa Anda lakukan untuk mencapai target yang sama. Apakah apa yang ada didalam benak Anda itu adalah cara terbaik? Memangnya tidak ada cara yang lain? Anda memang perlu berpikir kreatif disini.
Jika Anda berkata: “memang tidak ada cara yang lain”, artinya Anda belum berpikir sebelum bertindak, setidaknya Anda belum mengoptimalkan kekuatan atau kemampuan Anda berpikir. Atau bisa jadi, kemampuan Anda menghasilkan ide masih kurang. Jika ini penyebabnya, artinya Anda perlu meningkatkan kemampuan berpikir Anda.
Yang kedua adalah how. Anggaplah Anda sudah menyimpulkan apa yang akan Anda lakukan untuk meraih hasil terbaik. Pertanyaanya ialah bagaimana cara melakukannya yang terbaik? Ya, akan ada banyak cara melakukan sebuah tindakan. Anda bisa memilih cara melakukan tindakan yang terbaik agar memberikan hasil yang terbaik.
Jadi pilihan itu banyak, selain apa yang harus dilakukan, juga bagaimana cara melakukannya.

Tidak Selamanya Sempat Berpikir

Memang, tidak selamanya kita memiliki kesempatan untuk berpikir sebelum bertindak. Ada keputusan yang harus dimabil segera dalam hitungan sepersekian detik. Atau keputusan mendesak untuk diambil tanpa ada waktu untuk melakukan analisa dan mengeksplor kemungkinannya.
Lalu apa yang harus dilakukan. Tentu saja, jika memang harus bertindak tanpa berpikir, maka ambilah tindakan atau keputusan itu. Lalu bagaimana jika salah? Tentu saja, kemungkinan salah itu selalu ada. Tapi tidak apa-apa, sebab salah memang bagian dari hidup kita. Tidak mengambil keputusan jelas salah, mengambil keputusan memberikan peluang untuk mendapatkan keputusan atau tindakan yang benar. Jadi ambilah keputusan itu.
Namun, ada cara meningkatkan kualitas keputusan Anda saat tidak berpikir, yaitu dengan meningkatkan kualitas pikiran bawah sadar Anda. Sebenarnya, saat Anda merasa tidak berpikir, itu adalah pikiran sadar. Pikiran bawah sadar tetap berpikir sesuai dengan pola pikir (paradigma) yang ada dalam diri Anda.

Kesimpulan

Jadi ada dua cara untuk meningkatkan kualitas tindakan Anda, yang pertima ialah berpikir sebelum bertindak agar Anda melakukan tindakan terbaik dan cara yang terbaik pula. Yang kedua tingkatkan kualitas pikiran bawah sadar Anda.
Jika memungkinkan untuk berpikir sebelum bertindak, maka berpikirlah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar